BERITA
26 Feb 2026
Inovasi Bahasa Jawa melalui Game-Based Learning: SMPN 24 Surabaya Sukses Gelar Observasi Kinerja
SURABAYA – SMP Negeri 24 Surabaya menunjukkan komitmennya dalam transformasi digital dan pelestarian budaya. Pada Jumat, 6 Februari 2026, sekolah yang berlokasi di wilayah Surabaya Selatan ini sukses menyelenggarakan kegiatan Observasi Kinerja Kepala Sekolah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pengawas Pembina SMP Kota Surabaya, Endang Sri Renastutik, S.Pd., M.Pd., guna memantau efektivitas kepemimpinan instruksional Kepala Sekolah dalam mendukung inovasi pembelajaran di kelas.
Sinergi Kepemimpinan dan Kurikulum
Observasi kali ini terasa istimewa karena Kepala SMPN 24 Surabaya, Hesti Kusumawati, S.Pd., M.Pd., didampingi langsung oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Asnaf Humaidi, S.Pd.I. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa praktik pembelajaran di lapangan selaras dengan target kurikulum nasional dan visi sekolah yang adaptif terhadap teknologi.
Pembelajaran Bahasa Jawa: Tradisional Namun Modern
Fokus utama observasi berada di ruang kelas bersama Guru Model, Dwi Ratnaningsih, S.Pd. Dalam mata pelajaran Bahasa Jawa, beliau menggebrak dengan pendekatan Game-Based Learning (GBL).
Bukan sekadar ceramah satu arah, siswa diajak mendalami materi bahasa melalui:
Interaktivitas Digital: Penggunaan platform gim edukasi untuk memahami unggah-ungguh dan kosakata.
Keterlibatan Aktif: Siswa berkompetisi secara sehat dalam menyelesaikan tantangan bahasa di dalam gim.
Refleksi Mendalam: Meskipun berbasis permainan, esensi nilai-nilai budi pekerti dalam Bahasa Jawa tetap tersampaikan dengan kuat.
Apresiasi dari Pengawas Sekolah
Endang Sri Renastutik, S.Pd., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Menurutnya, penggunaan metode gim dalam bahasa daerah adalah langkah berani untuk mendekatkan siswa generasi Z dengan budaya luhur.
"Saya melihat sinergi yang luar biasa antara Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan Guru Model. Pendekatan Game-Based Learning yang diterapkan Ibu Dwi membuktikan bahwa Bahasa Jawa bisa menjadi pelajaran yang seru dan kekinian," ungkap Endang.
Komitmen Berkelanjutan
Kepala SMPN 24 Surabaya, Hesti Kusumawati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa observasi ini merupakan bagian dari siklus peningkatan kualitas SDM. "Bersama Pak Asnaf di bidang kurikulum, kami akan terus mendorong guru-guru lain untuk berani berinovasi seperti Ibu Dwi. Kami ingin SMPN 24 menjadi pionir dalam pembelajaran yang menyenangkan namun tetap bermakna," pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi reflektif untuk memetakan strategi pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi di mata pelajaran lainnya.
Silahkan Intip videonya di link bawah ini!
Youtube
Categories
Recent Posts
Fellowship Natal 2025 di SMP Negeri 24 Surabaya
- 08 Jan 2026
Bimtek SKP Tahun 2025 di SMP Negeri 24 Surabaya
- 25 Dec 2025






